Jakarta – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang juga Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional (DPN), menggelar pertemuan strategis bersama para purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pimpinan TNI aktif dan para senior yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan pertahanan negara. Silaturahmi tersebut dihadiri sejumlah purnawirawan TNI, antara lain Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, Jenderal TNI (Purn) Andika Muhammad Perkasa, Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono, Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono, Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji, Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto, Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat, serta Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu.

Dunia dalam suasana diskusi yang konstruktif, Menhan Safrie menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran para purnawirawan dalam forum tersebut. Selanjutnya menyampaikan berbagai perkembangan terkini terkait arah kebijakan pertahanan nasional. Ditekankan bahwa strategi pertahanan Indonesia tetap berlandaskan pada prinsip konstitusi dan kepentingan nasional, dengan pendekatan defensif aktif yang berorientasi pada perlindungan kedaulatan negara sekaligus menjaga stabilitas kawasan. Menhan Safrie juga menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan, yang akan menjadi bagian dari proses penyempurnaan kebijakan pertahanan ke depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Pertahanan RI, para Kepala Staf Angkatan, Sekretaris Jenderal Kemhan, serta para pejabat utama di lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI. Hadir juga dari DPN, Deputi Geostrategi, Mayjen TNI Ari Yulianto, Deputi Geoekonomi Dr. Yayat Ruyat, M.Eng dan Kepala Sekretariat Brigjen TNI Roedy, M.A.

