Jakarta - Dewan Pertahanan Nasional (DPN) melalui Kedeputian Bidang Geoekonomi menggelar audiensi membahas hilirisasi, Domestic Market Obligation (DMO), dan ekspor emas nasional. Kegiatan yang dipimpin Deputi Bidang Geoekonomi DPN Dr. Yayat Ruyat tersebut berlangsung di Rupat Situation Room (Sitroom) Lantai 5 Kantor DPN, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Audiensi dihadiri oleh perwakilan Kementerian Keuangan, Kementerian ESDM, Lemhannas, MIND ID, PT Freeport Indonesia, PT Antam, serta Tenaga Ahli Kedeputian Bidang Geoekonomi DPN. Pertemuan ini menjadi forum untuk bertukar pandangan mengenai kondisi pasokan dan kebutuhan emas nasional, kebijakan pasar dalam negeri, serta pengelolaan dan pemanfaatan komoditas emas.

Dalam pembahasan, para peserta menyoroti pentingnya pengelolaan emas nasional yang dapat mendukung kebutuhan dalam negeri sekaligus memberikan manfaat bagi perekonomian nasional. Sejumlah masukan juga disampaikan terkait penguatan penyerapan emas di dalam negeri, pengelolaan pasokan, serta kebijakan ekspor yang tetap memperhatikan kepentingan nasional.
Perwakilan kementerian dan lembaga menyampaikan pandangan serta masukan sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Pembahasan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan dalam melihat berbagai aspek tata kelola emas nasional secara lebih komprehensif.

Melalui audiensi ini, DPN menghimpun berbagai masukan dari pemangku kepentingan sebagai bahan dalam penyusunan rekomendasi kebijakan di bidang geoekonomi. Hal ini sejalan dengan peran DPN dalam memberikan pertimbangan dan rekomendasi kepada Presiden terkait kebijakan strategis pertahanan negara, termasuk aspek ekonomi yang memiliki keterkaitan dengan kepentingan nasional.(Humas DPN)

