Morowali — Tim Deputi Bidang Geostrategi Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin oleh Deputi Bidang Geostrategi, Mayor Jenderal TNI Frega Wenas Inkiriwang, Ph.D., F.H.E.A., menggelar kegiatan observasi dan peninjauan lapangan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Selasa (29/9/2026). Kegiatan ini difokuskan pada penguatan aspek pertahanan maritim serta pemetaan keamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) bersifat strategis di kawasan industri terpadu Morowali.

Dalam agenda peninjauan tersebut, Tim DPN menyambangi Pos TNI Angkatan Laut (TNI AL) serta Satuan Tugas (Satgas) Marinir TNI AL yang bertugas langsung di kawasan operasional industri terpadu tersebut. Peninjauan lapangan ini dilaksanakan untuk memantau secara langsung kesiapsiagaan operasional, kondisi sarana-prasarana pendukung, serta soliditas prajurit baret ungu dan personel TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan sekitar Obvitnas bersifat strategis.

Keberadaan Pos TNI AL dan Satgas Marinir TNI AL di kawasan industri Morowali memegang peranan yang sangat vital dan strategis. Sebagai salah satu pusat hilirisasi mineral utama nasional yang dilengkapi dengan fasilitas dermaga dan terminal khusus, kawasan perairan Morowali memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap potensi gangguan keamanan laut, kejahatan lintas negara, hingga ancaman asimetris yang dapat melumpuhkan roda ekonomi nasional.

Di sela-sela peninjauan, Frega Wenas Inkiriwang memberikan apresiasi serta arahan langsung kepada para prajurit TNI AL dan Satgas Marinir atas dedikasi serta loyalitas mereka dalam mengamankan aset strategis negara. Beliau menegaskan bahwa profesionalisme prajurit di lapangan menjadi benteng pertahanan utama yang memberikan rasa aman bagi iklim investasi nasional.

Observasi lapangan ini juga menjadi bagian krusial dari pengumpulan data empiris oleh Kedeputian Bidang Geostrategi DPN untuk memetakan dinamika keamanan maritim di Sulawesi Tengah. Langkah nyata DPN dalam meninjau Pos TNI AL dan Satgas Marinir ini mempertegas komitmen pemerintah untuk mewujudkan sinergi pertahanan terpadu di kawasan strategis nasional. Dengan penguatan pengamanan maritim yang berkelanjutan, diharapkan Objek Vital Nasional yang bersifat strategis di Morowali tidak hanya menjadi motor penggerak ekonomi, tetapi juga pilar kedaulatan negara yang tangguh di wilayah timur Indonesia.(Humas DPN)

