Delegasi Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin Dr. Yayat Ruyat, M.Eng, Deputi Bidang Geoekonomi DPN, melaksanakan courtesy call ke , Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI New Delhi, Yudho Sasongko sebagai bagian dari rangkaian keikutsertaan Indonesia pada BRICS National Security Advisers (NSA) Meeting di New Delhi, India (22/6). Anggota delegasi DPN terdiri dari Tenaga Ahli DPN, diantaranya Laksamana Muda TNI Didik Kurniawan, Dr. M. Abdul Kholiq dan Kolonel Cke S.A. Trio W.P. Delegasi diterima oleh Yudho Sasongko, didampingi Brigjen TNI (Mar) Burhanudin, Atase Pertahanan RI di New Delhi, serta Ni Made Mahatma Devi, Pejabat Fungsi Politik KBRI New Delhi.
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari koordinasi awal Delegasi DPN dengan Perwakilan Republik Indonesia di India guna memperoleh pembaruan mengenai perkembangan hubungan bilateral Indonesia–India, situasi politik, ekonomi, dan keamanan di India, serta berbagai isu strategis yang menjadi perhatian dalam penyelenggaraan BRICS. Selain itu, KBRI New Delhi juga menyampaikan berbagai informasi dan dukungan yang diperlukan guna menunjang kelancaran pelaksanaan agenda delegasi selama berada di New Delhi.
Dalam suasana yang hangat dan konstruktif, kedua pihak bertukar pandangan mengenai peluang penguatan kerja sama Indonesia dengan India maupun negara-negara anggota BRICS, khususnya di bidang ekonomi, pertahanan, dan keamanan. Pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk menyelaraskan langkah diplomasi Indonesia dalam mengoptimalkan partisipasi pada berbagai agenda BRICS.
Melalui koordinasi yang erat antara DPN dan KBRI New Delhi, diharapkan partisipasi Indonesia dalam BRICS National Security Advisers Meeting dapat semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai anggota BRICS, sekaligus mendorong kerja sama yang inklusif, saling menghormati, serta berkontribusi terhadap perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan kawasan maupun global.

