Deputi Geostrategi Dewan Pertahanan Nasional (DPN) turut mendampingi Wakil Menteri Pertahanan RI selaku Sekretaris DPN dalam menghadiri International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue (SLD) ke-23 atau 23rd Asia Security Summit yang diselenggarakan di Singapura pada 29 sd 31 Mei 2026.

Delegasi DPN dipimpin oleh Deputi Bidang Geostrategi DPN Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang, Ph.D., F.H.E.A., didampingi Brigjen TNI Edmund Gultom, M.Si. (Han), Kolonel Lek Ridwan Kurniawan, S.T., M.Si., dan Kolonel Cke Sri Adi Trio Wahyu Prabowo, S.I.P., M.Tr. (Han).

Shangri-La Dialogue 2026 dihadiri oleh dua kepala negara, yaitu Presiden Vietnam Tô Lâm dan Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta, serta delegasi tingkat tinggi dari 44 negara. Forum ini merupakan salah satu forum dialog keamanan dan pertahanan paling bergengsi di kawasan Indo-Pasifik yang mempertemukan para pemimpin pemerintahan, menteri pertahanan, pejabat militer senior, akademisi, serta pakar keamanan internasional.

Selama kegiatan, Wakil Menteri Pertahanan RI beserta delegasi Indonesia mengikuti berbagai sesi pleno dan sesi khusus yang membahas perkembangan lingkungan strategis regional maupun global, antara lain strategi perdamaian di Indo-Pasifik, dinamika keamanan maritim, ancaman lintas kawasan, stabilitas strategis, ketahanan industri pertahanan, serta perkembangan kemitraan keamanan di tengah meningkatnya fragmentasi tatanan internasional.
Berbagai pembahasan dalam forum menyoroti meningkatnya kompleksitas tantangan keamanan global yang ditandai oleh rivalitas kekuatan besar, perkembangan teknologi disruptif, ancaman siber dan hibrida, keamanan maritim, ketahanan rantai pasok, serta pentingnya penguatan industri pertahanan nasional. Para pembicara juga menekankan pentingnya dialog, kerja sama internasional, penghormatan terhadap hukum internasional, dan penguatan sentralitas ASEAN dalam menjaga stabilitas kawasan.

Di sela-sela rangkaian kegiatan Shangri-La Dialogue 2026, delegasi DPN juga melaksanakan sejumlah pertemuan dengan berbagai mitra internasional, antara lain delegasi Kementerian Pertahanan Belanda, Kementerian Pertahanan Singapura, Senator Amerika Serikat, anggota House of Representatives (DPR) Amerika Serikat, serta International Committee of the Red Cross (ICRC). Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring, memperkuat komunikasi strategis, serta meningkatkan hubungan kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan.
Keikutsertaan DPN dalam mendampingi Wakil Menteri Pertahanan RI pada Shangri-La Dialogue 2026 memberikan manfaat strategis berupa peningkatan pemahaman terhadap dinamika keamanan regional dan global, perluasan jejaring internasional, serta perolehan berbagai perspektif dan praktik terbaik yang dapat menjadi referensi dalam mendukung perumusan solusi kebijakan strategis pertahanan nasional.

