Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Barat, Tim Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dipimpin Deputi Geoekonomi Dr. Yayat Ruyat, M.Eng melaksanakan kunjungan kerja ke Bandar udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, pada Selasa (07/04). Tim DPN disambut langsung oleh Direktur PT. BIJB, Ronald H. Sinaga, untuk melakukan peninjauan lapangan sekaligus membahas terkait kondisi dan prospek pengembangan BIJB ke depan.
Kunjungan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas DPN dalam mendukung perumusan kebijakan strategis nasional yang beririsan dengan kepentingan pertahanan negara.
Hasil diskusi menggambarkan bahwa kondisi BIJB Kertajati saat ini masih menghadapi tantangan serius yaitu rendahnya utilisasi penumpang dan belum optimalnya aktivitas komersial yang berlangsung di kawasan bandara. Situasi tersebut juga berdampak pada tekanan fiskal bagi Pemprov Jawa Barat seperti biaya operasional dan pemeliharaan BIJB terus berjalan sementara pendapatan mandiri belum mampu menutup kebutuhan secara optimal.
Selain kunjungan kerja, Tim DPN juga melaksanakan Rakor yang bertempat di Hotel Metland, Kertajati, Majalengka, Selasa (07/02) yang bertemakan “Penguatan Proyek Strategis Nasional di Provinsi Jawa Barat untuk Mendukung Pertahanan Negara dalam Aspek Ekonomi”. Dalam forum tersebut, revitalisasi BIJB dipandang bukan semata sebagai agenda penguatan konektivitas wilayah, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk membangun ketahanan nasional melalui penguatan infrastruktur transportasi, logistik, investasi, dan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.
Rakor mengundang sejumlah narasumber dan pembicara yaitu Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital PPN/Bappenas Dr. Vivi Yulaswati, M.Sc., Asisten Deputi Pemerataan Pembangunan dan Pengembangan Wilayah I Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Syahrudin, S.T., M.App.Sc., Ph.D., Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi, S.STP., M.Si., serta Direktur Utama PT Bandar udara Internasional Jawa Barat (PT. BIJB) Ronald H. Sinaga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Sumber Daya Alam dan Buatan Pothan Kemhan, Forkopimda Provinsi Jawa Barat, pengelola kawasan industri Majalengka, para akademisi di wilayah Jawa Barat, tokoh masyarakat, serta pihak terkait lainnya.
Melalui forum ini, DPN menegaskan pentingnya membangun kesamaan langkah antarinstansi dalam mengawal proyek-proyek strategis yang berdampak langsung terhadap penguatan pertahanan negara khususnya dari sisi ekonomi. Diharapkan, revitalisasi BIJB Kertajati dapat menjadi momentum untuk memperkuat peran Jawa Barat sebagai salah satu kawasan strategis nasional, sekaligus menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi, konektivitas logistik, dan ketahanan nasional yang berkelanjutan.***(Humas DPN)

