Language:

Search

Audiensi Kedutaan Besar Jepang, DPN Perluas Peluang Kerja Sama Strategis

  • Share this:
Audiensi Kedutaan Besar Jepang, DPN Perluas Peluang Kerja Sama Strategis

 

Jakarta - Dewan Pertahanan Nasional (DPN) menerima audiensi delegasi Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia di Ruang Tamu Sekretaris DPN, Kantor DPN, Jakarta, pada Rabu (26/8/2026). Pertemuan membahas penguatan komunikasi kelembagaan sekaligus peluang pengembangan kerja sama strategis Indonesia - Jepang di bidang pertahanan dan ketahanan nasional.

Audiensi dipimpin oleh Deputi Bidang Geostrategi DPN, Frega Wenas Inkiriwang. Delegasi Jepang dihadiri Direktur Bagian Politik Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia Mr. Tanaka Motoyasu, Atase Pertahanan Kedutaan Besar Jepang Kolonel Takeshi Yamakawa, serta Mr. Ito. Dalam pertemuan tersebut, Deputi Bidang Geostrategi memperkenalkan peran dan fungsi DPN sebagai lembaga yang memberikan pertimbangan dan merumuskan solusi kebijakan strategis di bidang pertahanan nasional. DPN bekerja dengan pendekatan lintas sektor untuk mengidentifikasi berbagai isu strategis serta merumuskan rekomendasi yang mendukung proses pengambilan kebijakan pertahanan nasional.  

jp2-1

Pertemuan juga menjadi ruang bertukar pandangan mengenai sistem kelembagaan keamanan nasional Indonesia dan Jepang. Delegasi Jepang menjelaskan mengenai National Security Council (NSC) sebagai forum pada tingkat politik yang dipimpin Perdana Menteri Jepang, dengan dukungan operasional dari National Security Secretariat (NSS). Pembahasan tersebut sejalan dengan komitmen untuk terus memperkuat hubungan strategis Indonesia dan Jepang. Kedekatan kedua negara selama ini telah berkembang melalui berbagai kanal, mulai dari komunikasi di tingkat kementerian, mekanisme dialog antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan, kerja sama pertahanan, hingga hubungan antarmasyarakat.

NSC/NSS Jepang menjadi salah satu institusi yang diperbincangkan dalam forum diskusi tersebut. Sejumlah lembaga lain turut dibahas untuk menjadi bagian dari agenda pertukaran pengetahuan, antara lain institusi penelitian pertahanan Jepang, think tank, lembaga yang menangani kebijakan digital, National Police Agency, serta institusi yang berkaitan dengan industri pertahanan. Selain kerja sama kelembagaan, diskusi turut menyoroti berbagai tantangan keamanan kontemporer, khususnya perkembangan teknologi digital dan artificial intelligence (AI). Kedua pihak bertukar pandangan mengenai risiko disinformasi, hoaks, kejahatan siber, serta pentingnya penguatan kapasitas dalam menghadapi ancaman di ruang digital.

jp3

Pembahasan juga mencakup isu ketahanan energi. Delegasi Jepang berbagi pandangan mengenai perkembangan kebijakan energi negaranya, termasuk pemanfaatan kembali energi nuklir dengan standar keselamatan yang semakin ketat pasca insiden Fukushima serta berbagai tantangan dalam pengembangan energi terbarukan. Selain kerja sama antarlembaga, audiensi menegaskan pentingnya hubungan antar masyarakat sebagai salah satu fondasi kemitraan Indonesia–Jepang. Kedua negara memiliki sejarah panjang solidaritas kemanusiaan, termasuk dalam penanganan berbagai bencana yang pernah terjadi di Indonesia maupun Jepang. Melalui audiensi ini, DPN dan Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia membuka ruang komunikasi yang semakin erat guna mendorong kerja sama yang konkret, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi bagi penguatan hubungan strategis Indonesia–Jepang serta stabilitas kawasan (Humas DPN).

 


Dewan Pertahanan Nasional R.I.

Dewan Pertahanan Nasional R.I.

Dikelola oleh Bagian Data Informasi, Setjen DPN