Singapura, 18–21 Januari 2026 — Dewan Pertahanan Nasional (DPN) Republik Indonesia menghadiri 14th IISS Shangri-La Dialogue Sherpa Meeting yang diselenggarakan oleh International Institute for Strategic Studies (IISS) di Singapura. Forum strategis ini diikuti oleh delegasi dari 29 negara yang terdiri atas pejabat militer, pejabat senior pertahanan, serta para pakar keamanan internasional.

Delegasi DPN dipimpin oleh Dr. Begi Hersutanto, S.H., M.A., Deputi Bidang Geopolitik, dan didampingi oleh Marsma TNI Aminto Senisuka, S.T., M.Eng., Laksma TNI R. Firman Noegraha, M.A., serta Kolonel Cke S.A. Trio W.P., S.I.P., M.Tr.(Han) selaku tenaga ahli Kedeputian Bidang Geopolitik. Selain DPN, Indonesia juga diwakili oleh unsur Kementerian Pertahanan dan TNI. Kehadiran delegasi Indonesia mencerminkan komitmen aktif dalam forum dialog strategis internasional guna memperkuat peran Indonesia dalam arsitektur keamanan kawasan dan global.

Pertemuan Sherpa ini membahas empat tema utama, yaitu Recalibrating Deterrence and Reassurance, Regional Security Architecture Amid Global Instability, Multi-Domain Warfare in Contemporary Conflicts, serta Cooperative Solutions for Hybrid Threats in Asia. Dalam forum tersebut, Deputi Bidang Geopolitik DPN turut berperan aktif sebagai salah satu pembicara, khususnya pada sesi Cooperative Solutions for Hybrid Threats in Asia, yang menekankan pentingnya penguatan kerja sama regional yang inklusif, multilateralisme, serta pendekatan kolektif dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman hibrida di kawasan Asia.


