Dewan Pertahanan Nasional (DPN) menerima kunjungan delegasi National Security College (NSC) dari The Australian National University (ANU) di Kantor Dewan Pertahanan Nasional, Jakarta, Selasa (4/8). Pertemuan yang dipimpin oleh Deputi Bidang Geostrategi, Mayjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang, Ph.D., FHEA, bersama Prof. Rory Medcalf selaku Head of National Security College tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat dialog strategis Indonesia–Australia di bidang pertahanan dan keamanan nasional.

Dalam pertemuan tersebut, DPN memperkenalkan profil, tugas, dan fungsi Dewan Pertahanan Nasional sebagai lembaga pembantu Presiden dalam merumuskan rekomendasi kebijakan strategis di bidang pertahanan negara sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara dan Peraturan Presiden Nomor 202 Tahun 2024. DPN juga menjelaskan koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam mendukung terwujudnya kebijakan pertahanan yang terintegrasi guna menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa.
Sementara itu, delegasi NSC memaparkan peran National Security College sebagai pusat pendidikan, riset, dan think tank di bidang keamanan nasional yang mendukung Pemerintah Australia melalui pendekatan whole of society. Kehadiran delegasi di Jakarta merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Australia–Indonesia 1.5 Track Dialogue on Conflict Prevention, sekaligus untuk memperkuat pertukaran pandangan mengenai isu-isu strategis di kawasan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif. Kedua belah pihak sepakat bahwa dinamika geopolitik dan tantangan keamanan yang semakin kompleks memerlukan pendekatan yang komprehensif, kolaboratif, dan lintas sektor. Oleh karena itu, DPN dan NSC berkomitmen untuk memperkuat komunikasi, pertukaran pengetahuan, serta menjajaki peluang kerja sama strategis guna mendukung terciptanya stabilitas kawasan dan ketahanan nasional kedua negara.

