Language:

Search

DPN Terima Kunjungan Strategis The Institute of China and Contemporary Asia

  • Share this:
DPN Terima Kunjungan Strategis The Institute of China and Contemporary Asia

 

Dalam upaya memperdalam analisis geostrategi dan memperkuat ketahanan nasional di tengah ketidakpastian global, Dewan Pertahanan Nasional (DPN) menerima kunjungan audiensi strategis dari lembaga pemikir terkemuka Rusia, The Institute of China and Contemporary Asia (ICCA) of The Russian Academy of Sciences di kantor DPN pada hari Selasa (31/03).  

Rombongan delegasi ICCA dipimpin oleh Prof. Dr. Kirill Babaev selaku Director of the Institute of China and Contemporary Asia of the Russian Academy of Sciences (ICCA RAS), turut didampingi oleh Elena Burova, Senior Research Fellow at the Center for Vietnam and ASEAN Studies sekaligus Scientific Secretary ICCA RAS, serta Aleksandr Popov, Senior Research Fellow at the Center for Vietnam and ASEAN ICCA RAS.

Delegasi ICCA disambut oleh Deputi Bidang Geostrategi, Mayjen TNI Ari Yulianto, S.I.P., M.H.I., beserta jajaran pejabat lainnya. Pertemuan ini menandai sinergi krusial antara lembaga strategis pertahanan Indonesia dengan akademisi strategis Rusia dalam memetakan arah kebijakan di kawasan Asia, timur tengah dan sekitarnya. Sebagai lembaga yang memiliki tugas melaksanakan pemberian pertimbangan dan perumusan solusi kebijakan di bidang pertahanan nasional, DPN terus memperluas jangkauan analisisnya melalui kolaborasi internasional. Di sisi lain, ICCA membawa perspektif mendalam sebagai pusat analisis utama di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia yang berfokus pada dinamika kontemporer di berbagai kawasan. 

Ins2


Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan sebuah pertukaran intelektual yang mempertemukan mandat DPN dalam merumuskan rancangan kebijakan strategis dengan keahlian riset multidisiplin ICCA. Kedua pihak sepakat bahwa stabilitas nasional sebuah negara saat ini sangat bergantung pada kemampuan dalam membaca pergeseran kekuatan di panggung internasional. Salah satu poin krusial dalam diskusi tersebut adalah pendalaman mengenai dinamika yang tengah bergejolak di Timur Tengah. Kedua pihak menyadari bahwa ketegangan di kawasan tersebut memiliki dampak domino terhadap keamanan energi, stabilitas ekonomi, dan konstelasi politik di berbagai negara. 

 

Ins3


Delegasi ICCA memaparkan hasil observasi mereka mengenai pergeseran aliansi di Timur Tengah, sementara jajaran Deputi Geostrategi Wantannas memberikan perspektif mengenai dampak situasi tersebut terhadap ketahanan regional Indonesia. Diskusi ini mencerminkan pemahaman bersama bahwa isu-isu di luar kawasan Asia tidak lagi bisa dipandang sebelah mata dalam penyusunan strategi pertahanan domestik. 

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk terus menjalin komunikasi konstruktif. Bagi pemerintah, kolaborasi semacam ini menjadi langkah nyata dalam memastikan bahwa setiap kebijakan strategis yang diambil selalu berpijak pada analisis yang tajam, komprehensif, dan relevan dengan perkembangan zaman. 

Hadir pada pertemuan tersebut Tenaga Ahli Utama DPN, Laksda TNI Dr. Didik Kurniawan, S.T., M.Si., M.Tr.Opsla., CRMP, Kepala Sekretariat DPN, Brigjen TNI Roedy, MA, dan Para Tenaga Ahli Madya, Brigjen TNI Heriyanta I. Sembiring, S.I.P, M.Si., dan Brigjen TNI Edmund Gultom, M.Si (Han). 


Dewan Pertahanan Nasional R.I.

Dewan Pertahanan Nasional R.I.

Dikelola oleh Bagian Data Informasi, Setjen DPN