Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pengarahan kepada Tenaga Ahli Profesional Dewan Pertahanan Nasional (DPN) sebagai bagian dari upaya penguatan peran strategis DPN dalam mendukung perumusan kebijakan pertahanan negara. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Gedung Jenderal Urip Sumoharjo, Kementerian Pertahanan RI, Jakarta.
Pengarahan ini dihadiri oleh Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto selaku Sekretaris Dewan Pertahanan Nasional, serta sebelas tenaga ahli profesional DPN yang berasal dari berbagai latar belakang keahlian strategis, antara lain bidang pertahanan dan keamanan, geopolitik, hukum, ekonomi, teknologi, dan kebijakan publik.

Lebih lanjut, Menhan RI menggarisbawahi pentingnya integritas, profesionalisme, dan kedalaman analisis dalam setiap pelaksanaan tugas tenaga ahli. Setiap rekomendasi yang disusun diharapkan tidak hanya merespons kondisi aktual, tetapi juga mampu mengantisipasi potensi tantangan dan ancaman di masa depan.

Kegiatan pengarahan ini menjadi bagian dari mekanisme koordinasi internal Dewan Pertahanan Nasional untuk menyamakan persepsi, visi, dan arah kerja kelembagaan. Melalui forum ini, para tenaga ahli memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai prioritas strategis pertahanan negara serta peran dan fungsi DPN dalam sistem pertahanan nasional.

